Rabu, 28 Oktober 2015

ceraita aja

udah 5 tahun gue menjadi anak kos, gak da yg aneh sih ama kos kosaan gue. caum baru baru ne jalan mau masuk ke kos sama pak RT nya yg gak penting itu di buat polisi tidur. gue gk menyaalahkan polisi tidur nya, tapi nyalahin pak RT nya. Kalo jalanny bagus sih gak apa -apa, ini karna jalannya jelek di tambah lagi ada poilisi tidurnya, ya makin gak nyaman lah lewat tu jalan.
Ya pengennya sih dibagusi  tu jalan baru dbuat polisi tidur. gk adibuat polisi tidur pun d sana udah kayak polisi tidur. EEEHhhhhh pak RT kasian dunk sama polisinya tidur d tempat yg gaka rata. Kan jadi gak nyenyak tidur nya. . . .
tapi gak papaa lh nanti dah bagus n udah bagus jalannya malah tu polisi ngundang kawana-kawannya buat tidur d sana . . .


aannnjjjiiiirrrrrrrr pendek bgt ceritanya

Jumat, 03 April 2015

BERTAMBAHNYA SATU KEGEMARAN

Masih terbayang apa yang kami lakukan tanggal 20 februari 2015 kemarin. Mulai dari perjalan awalnya sampai pada akhirnya berhenti di tujuan utama. Bahlan hampir sebulan telah lewat kejadian itu masih saja menjadi perbincangan yang asyik.
        Sebetulnya perjalan kami tidak terhenti di puncak gunung merapi saja, setelah puas dengan suasana gunung kami pun beranjak ke pantai. Banyak pantai yang indah di sana tetapi piliha jatuh di pantai air manis. Entah bagaimana proses pemilihan itu terjadi jangan tanyakan kepada saia, karna jawabannya panjang cuy.
upssss. . . salah, ini bukan dipantai. masih dalam perjalan ne. . . .heheheh
                   Sehabis turun dari puncakcuma ada satu rasa yang kami rasakan, capek. kaki terasa mau copot, dengkul yang bagian depan udah berbalik pulak kebelakan, mata yang tinggal 5 watt di paksa untuk tetap melek. satu tempat yang sanagat berharga saat itu adalah tempat tidur.
                sampai bro d pantai, setelah bermalam d sebuah rumah makan yang paling indah di tanah minang, . . .hahahahah (lebay)






                Sekian dan terimakasih, tulisan ini hanya sebagai dokumentasi bagi punilis. semoga lain kali penulis dapat mendokumentasikan sesutu yang lebih menabjubkan dengan menggunakan video.  tunggu kisah selanju di YOUTUBE.
wassalam. . . . . . .

Jumat, 13 Maret 2015

LIBURAN SESAAT

Sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Agam yang telah rela mengantarkan kami jalan-jalan. Pada tanggal 20 februari 2015 menjadi ajang pembuktian seberapabesar tekad yang kami punya. Dengan bekal yang seadanya dan persiapan yang kami anggap cukup dan ternyata hasilnya tidak begitu mengecewakan. bisa dilihat foto foto kami di bwah ini.

tak berhenti sampai di sana saja, ini masih awal dari perjalanan kami.
dalam perjalanan menuju punjcak, banyak percakapan kami yang tidak perlu ditulis disini. tapi satu hal yang paling saya ingat, "CADAS TINGGAL 15 MENIT LAGI" . Tnpa tau cadas itu apa dan bagai mana bentuknya, tapi kata-kata itu lah yang menjadi semangat satu-satunya, dengan sangat terpaksa kami membohongi diri ini yang sudah mulai lemas.
       Pagi jam 5.30 rombongan terahir yang sampai cadas. raut muka yang lemas lesu terbayar dengan melihat tenda yang sudah didirikan oleh rekan-rekan yang sampai terlebih dahulu. Belum sempat lagi istirahat langsung kami melanjutakan perjalanan untyuk sampai ke puncak. Agam yang kehabisan tenaga memilih untuk beristirahat di sana. tapi keputusan agam memeng patut di acungi jempol, karna kalo dia ikut naik ke atas tentu kami gak akan pulang ke pekanbaru. . . .MANTAB AGGAAAMMM. . .

       sekarang tinggal foto foto kami ne.