BI Prediksi Inflasi November 2012 Sebesar 0,1%
Penurunan
beberapa barang kebutuhan pokok dinilai Bank Indonesia akan berpengaruh
terhadap tingkat inflasi di bulan November, yang diprediksi sebesar
0,1%. Paulus Yoga
Jakarta–Bank Indonesia
(BI) memprediksi besaran inflasi selama bulan November sebesar 0,1%,
akibat penurunan harga barang-barang kebutuhan pokok di komponen volatile foods.
“Survei kita inflasi November 0,1% month to month (bulanan), sehingga year on year
(secara setahunan) inflasi 4,35%,” tutur Gubernur Bank Indonesia Darmin
Nasution, saat ditemui wartawan di Gedung BI, Jakarta, Jumat, 30
November 2012.
Demikian, prediksi besaran inflasi yang 4,35% (yoy)
dalam setahunan per November 2012. masih sesuai dengan sasaran inflasi
pemerintah yang ditetapkan 4,5% plus minus 1%.
“Jadi lebih rendah
karena beberapa harga volatile foods menurun. Itu menurun, harga cabai.
Memang ada yang naik kaya bawang. Tapi beras relatif rendah. Sehingga year to date (tahun berjalan) di Noovember sebesar 3,76%,” pungkas Darmin. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar