Senin, 14 November 2011

Standar Akuntansi Nasional Sudah Bertaraf Internasional

Bank Dunia: Standar Akuntansi Nasional Sudah Bertaraf Internasional

Standar pelaporan keuangan korporasi dianggap dapat mendorong peningkatan iklim investasi di Indonesia. Standar pelaporan keuangan internasional akan memperkuat arsitektur finansial Indonesia. Dwitya Putra
Jakarta–Bank Dunia menyatakan, kerangka akuntansi dan audit Indonesia telah meningkat secara signifikan pada lima tahun terakhir. Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia, Stefan Koeberle mengatakan, kondisi tersebut menyoroti bahwa standar akuntansi nasional yang lebih besar jumlahnya kini telah selaras dengan standar-standar pelaporan keuangan international.
“Dengan selarasnya standar-stansar audit dan pelaporan finansial Indonesia dengan standar-satndar internasional, para investor asing dapat memperoleh laporan keuangan yang lebih kokoh dari perusahan-perusahaan Indonesia,” kata Koeberle, kepada wartawan, di Jakarta, Senin, 14 November 2011.
Menurutnya, sebagai salah satu negara anggota G-20, Indonesia selalu menjadi perhatian dunia. Penerapan kode-kode dan standar-standar yang diakui secara internasional, termasuk standar pelaporan keuangan internasional akan memperkuat arsitektur finansial Indonesia.
“Hal ini akan mendorong peningkatan iklim investasi di Indonesia,” ujarnya.
Koeberle merekomendasikan beberapa hal untuk makin meningkatkan infrastruktur audit dan akuntansi antara lain:
- Pembaruan kerangka kebijakan
- Penyelarasan sepenuhnya dengan standar-standar audit dan akuntansi international
- Membangun kapasitas ikatan akuntansi Indonesia dan institut akuntan publik Indonesia
- Membangun kapasitas praktik audit skala kecil dan menengah
- Membangun kapasitas Bapepam-LK dan Bank Indonesia dalam meninjau laporan-laporan keuangan. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar